Panduan Memelihara Ikan untuk Pemula

ringmedia

0 Comment

Link
Pembahasan singkat mengenai beberapa panduan memelihara ikan yang mudah lakukan terutama untuk para pemula.

Panduan Memelihara Ikan – Pengaturan akuarium secara umum dapat dibagi menjadi empat kelompok utama berdasarkan jenis ikan yang diinginkan:

– Air tawar dingin (misalnya, ikan mas);

– Air tawar tropis (misalnya, tetra);

– Air laut dingin (beberapa jenis gobi);

– Air laut tropis (misalnya, ikan badut).

Dalam setiap kelompok ini, terdapat banyak sekali variasi.

Oleh karena itu, panduan ini akan mencoba mencakup sebanyak mungkin jenis ikan, sambil tetap menjaga keakuratan dan kekompakan informasi.

Panduan Memelihara Ikan untuk Pemula

Untuk pemula, disarankan untuk memulai dengan pengaturan akuarium air tawar.

Ikan air tawar cenderung lebih toleran terhadap perubahan lingkungan yang merugikan, yang merupakan kejadian umum, sampai keterampilan memelihara ikan yang baik dipelajari.

Karena ikan berenang, hidup, makan, dan buang air besar di dalam air, kualitas air ini sangat penting bagi kesehatan mereka.

Akuarium yang lebih kecil hanya menampung sedikit volume air, sehingga memungkinkan fluktuasi kualitas air yang cepat tanpa peringatan.

Akuarium yang lebih besar cenderung lebih stabil (dalam hal parameter kualitas air) dengan pengenceran polutan yang lebih besar.

Hasilnya, Anda cenderung tidak akan mengalami bencana. Jadi, ukuran akuarium terbaik untuk memulai adalah akuarium terbesar yang mampu Anda beli.

1. Ukuran dan penempatan akuarium

Akuarium pemula setidaknya harus berukuran standar 2 kaki (60 cm). Pilih akuarium kaca atau plastik?

Akuarium kaca lebih berat dan tersedia dalam ukuran yang lebih besar serta tidak mudah tergores.

Sedangkan akuarium plastik secara struktural tidak dapat menahan volume air yang besar. Namun ceritanya tidak berakhir di situ.

Anda tidak bisa hanya menambahkan air dan ikan seperti memasak mi instan. Anda sedang menciptakan dunia bawah laut yang nyata dan hidup.

Diperlukan waktu untuk ‘berendam’, dan Anda perlu ‘mencicipi’ (menggunakan alat uji air) secara berkala sebelum siap untuk memasukkan ikan.

Akuarium dan penyangganya harus diletakkan di lantai yang kuat, stabil, dan rata. Lapisan busa polistiren harus diletakkan di antara akuarium dan penyangganya untuk menyerap ketidakrataan dan menyebarkan seluruh berat akuarium secara lebih merata.

Akuarium tidak boleh terkena sinar matahari langsung (untuk mencegah pertumbuhan alga yang berlebihan) dan tidak boleh diletakkan di sepanjang koridor yang berangin.

Pastikan Anda puas dengan lokasi akuarium Anda sebelum mengisinya, karena setelah air dan perabot akuarium ditambahkan, akuarium menjadi sangat berat dan berbahaya untuk dipindahkan.

Selalu tiriskan akuarium dan singkirkan sebanyak mungkin perabot akuarium sebelum memindahkan akuarium.

2. Kerikil

Setelah akuarium berada di tempatnya, kerikil harus ditambahkan (jika menggunakan filter bawah kerikil, letakkan pelat filter sebelum menambahkan kerikil).

Kerikil harus dibeli dari toko akuarium karena kerikil yang dijual di toko taman dapat melepaskan bahan kimia berbahaya.

Kerikil harus disusun sedemikian rupa sehingga miring ke arah depan (kedalaman 2 cm di depan, meningkat hingga 5 cm di belakang).

Ini membantu mengarahkan sampah ke depan sehingga Anda dapat membersihkannya dengan lebih mudah.

3. Perabot dan tanaman akuarium

Anda dapat menambahkan perabot dan tanaman akuarium ke dalam tangki sebelum atau setelah mengisi air.

Biasanya lebih mudah menanam di tangki kering meskipun ini membutuhkan sedikit imajinasi untuk mengantisipasi bagaimana tanaman akan terlihat setelah tangki diisi.

*Perabot akuarium yang lebih berat seperti batu hanya boleh ditambahkan setelah tangki diisi dengan air agar beban tersebar lebih merata di dasar tangki.

4. Pengondisi air

Air keran harus dikondisikan sebelum ditambahkan ke dalam tangki. Air perlu dikondisikan karena kadar klorin yang terkandung di dalamnya beracun bagi ikan (meskipun tidak membahayakan kita).

Untuk menghindari pengadukan kerikil, letakkan wadah es krim bersih di dalam tangki dan tuangkan air ke dalam wadah ini.

Wadah tersebut akan menyerap sebagian besar kekuatan air dan meluap ke dalam tangki dalam aliran yang lebih lembut.

5. Pemanas

Pasang dan rendam elemen pemanas dan biarkan hingga mencapai suhu air untuk menghindari retaknya selongsong kaca. Atur suhu yang diinginkan (tergantung jenis ikannya) sebelum dinyalakan.

Untuk akuarium komunitas air tawar tropis pada umumnya, titik awal yang baik adalah sekitar 25°C. Sistem filtrasi Anda harus dihidupkan dan starter bakteri ditambahkan.

Itulah dia pembahasan singkat mengenai beberapa panduan memelihara ikan yang mudah lakukan terutama untuk para pemula. Semoga membantu! (Fahma Ardiana)

Share:

Related Post

Tinggalkan komentar