Cara Menjadi PR Consultant – Hubungan masyarakat (PR) bisa menjadi bidang yang menyenangkan bagi orang-orang yang menikmati pembuatan konten yang efektif, bertemu orang baru, dan mengevaluasi data.
Seorang konsultan PR membantu klien mereka membangun hubungan yang sukses dengan audiens mereka.
Mempelajari detail karier di bidang konsultasi PR dapat membantu Anda menetapkan tujuan karier dan membuat rencana untuk mengejarnya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu konsultan PR, apa yang mereka lakukan, bagaimana menjadi seorang konsultan PR, keterampilan apa yang dimiliki para profesional ini, serta gaji dan prospek pekerjaan mereka.
Apa itu PR Consultant?
Seorang konsultan hubungan masyarakat (PR) adalah penasihat yang diandalkan oleh bisnis dan tokoh publik untuk membentuk dan meningkatkan citra publik mereka.
Mereka terus menginformasikan publik tentang kepentingan klien mereka dengan mempromosikan kegiatan bisnis, menyelenggarakan acara, dan menyiapkan materi [promosi].
Para profesional ini sering bekerja untuk perusahaan PR yang menangani daftar klien, dan yang lainnya bekerja berdasarkan kontrak untuk satu bisnis atau klien.
Konsultan PR biasanya adalah penulis yang cakap, memiliki karisma dan tingkat energi yang tinggi, serta memiliki pemahaman yang komprehensif tentang prinsip-prinsip pemasaran, psikologi, dan komunikasi.
Para profesional ini juga dapat berspesialisasi dalam bidang PR yang unik, seperti komunikasi krisis, pemasaran influencer, kepemimpinan pemikiran, atau perencanaan acara.
Apa yang Dilakukan oleh Seorang PR Consultant?

Tanggung jawab seorang konsultan PR biasanya meliputi:
– Menulis dan mengedit siaran pers
– Menjadwalkan wawancara dan penampilan publik
– Merencanakan tur, pesta peluncuran, dan konferensi
– Mengundang jurnalis dan pemangku kepentingan ke acara
– Mengumpulkan data tentang persepsi publik dan melaporkannya kepada klien
– Memberi tahu klien tentang berita yang relevan
– Berkolaborasi dengan profesional pemasaran dalam kampanye
– Mempersiapkan pidato
– Berbicara langsung kepada publik
– Mengembangkan strategi branding
– Memberi saran tentang iklan, konten, dan media sosial
– Berlatih untuk pidato dan wawancara
– Mendidik klien tentang strategi hubungan masyarakat
– Meneliti preferensi dan tren konsumen
– Membantu klien mengembangkan pernyataan pribadi sebagai tanggapan terhadap peristiwa
Cara Menjadi PR Consultant

Berikut adalah daftar lima langkah yang dapat membantu Anda menjadi konsultan PR:
1. Lulus dari sekolah menengah atas
Untuk mengejar pendidikan tinggi di bidang PR, sekolah biasanya mengharapkan Anda memiliki ijazah sekolah menengah atas atau yang setara.
Buat rencana untuk menyelesaikan sekolah menengah atas atau mendapatkan GED.
Sementara itu, Anda dapat mengambil kursus dan bergabung dengan kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada keterampilan PR yang relevan.
Anda dapat mendaftar di kelas seperti komposisi, penulisan kreatif, berbicara di depan umum, psikologi, dan jurnalisme.
Selain itu Anda dapat mempertimbangkan untuk menulis untuk surat kabar sekolah, membantu membuat buku tahunan, atau berkompetisi dengan tim pidato dan debat.
2. Raih gelar sarjana
Sebagian besar konsultan PR memiliki gelar sarjana di bidang hubungan masyarakat atau bidang terkait seperti jurnalisme, bahasa Inggris, komunikasi, atau pemasaran.
Anda dapat memperoleh pengalaman praktis selama studi Anda dengan bergabung dengan organisasi mahasiswa.
Anda dapat menjadi sukarelawan untuk memimpin upaya promosi untuk klub seni pertunjukan, menangani komunikasi untuk pemerintahan mahasiswa, atau bergabung dengan publikasi mahasiswa.
Jurusan hubungan masyarakat mungkin mencakup mata kuliah seperti:
– Kampanye media
– Penulisan PR
– Penulisan pidato
– Hubungan media
– Riset PR
– Etika
– Manajemen citra
3. Dapatkan pengalaman PR

Setelah meraih gelar sarjana, akan sangat membantu untuk mengejar posisi tingkat pemula di industri PR.
Magang atau posisi tingkat awal sebagai koordinator komunikasi atau asisten PR dapat membuka wawasan Anda ke bidang tersebut, memperkenalkan Anda kepada mentor, dan mengembangkan keterampilan menulis, berbicara, dan riset Anda.
Dalam peran PR tingkat awal, Anda mungkin mendukung manajer, konsultan, atau direktur PR, membantu mereka menjadwalkan acara, memesan tempat, berkorespondensi dengan jurnalis, dan mengumpulkan data.
4. Melamar posisi
Ketika Anda siap untuk mengejar peran konsultan PR, ada baiknya menyesuaikan resume dan surat lamaran Anda agar sesuai dengan kebutuhan setiap pemberi kerja.
Sesuaikan dokumen Anda untuk mencerminkan tanggung jawab yang dijelaskan dalam deskripsi pekerjaan, seperti membuat siaran pers dan terhubung dengan para profesional media.
Wawancara mungkin merupakan kesempatan untuk menunjukkan antusiasme, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi Anda, jadi penting untuk mempersiapkan anekdot yang efektif yang menyoroti kemampuan Anda.
Anda dapat menggunakan metode STAR (situasi, tugas, tindakan, dan hasil) untuk menjelaskan bagaimana Anda menanggapi krisis dan memengaruhi orang lain secara positif.
Itulah dia pembahasan mengenai beberapa tips dan juga cara menjadi PR consultant yang harus diperhatikan dan dipahami. (Fahma Ardiana)






Tinggalkan komentar